Order = pcs
Keranjang

Sejarah Munculnya Keajaiban Air Zamzam

Rabu, Februari 7th 2018.

Siapakah di zaman modern ini yang belum pernah mendengar air zamzam? Ya, air zamzam telah menjadi salah satu bagian penting dari perjalanan sejarah Islam yang panjang. Air ini diyakini sebagai air suci yang menyimpan khasiat dan keberkahan tersendiri bagi umat muslim yang meminumnya. Tak heran jika air ini menjadi oleh-oleh favorit bagi mereka yang pergi ke tanah suci.

Keistimewaan air zamzam tak terlepas dari peristiwa penting yang melatarbelakangi kemunculan sumur zamzam. sekitar 4000 tahun lalu.

Kala itu, Nabi Ibrahim as. bersama istrinya Siti Hajar dan putranya yang masih bayi, Ismail, datang dan bermukim di sebuah gurun yang gersang dan tandus. Tak ada satupun manusia yang pernah menghuni gurun itu.

Suatu ketika Ibrahim as  pergi untuk beberapa lama meninggalkan istri dan anaknya itu. Persediaan makanan dan minuman sang istri habis. Bahkan ASI Siti Hajar pun mengering.

Nyawa ibu dan anak laki-laki itu terancam kehausan dan kelaparan. Siti Hajar lalu berusaha mencari air dengan berlari-lari kecil dari Bukit Safa ke Bukit Marwah sembari memohon kepada Allah.

Setelah 7 kali berlari-lari pulang pergi, terjadilah keajaiban. Air memancar di antara kedua kaki putranya. Hal itu tentu saja atas kehendak Allah Swt. yang memerintahkan Malaikat Jibril untuk menghentak bumi hingga terpancarlah air yang kini dikenal sebagai air zamzam.

Beberapa tahun kemudian, Nabi Ibrahim as. datang dan langsung bersujud kepada Allah. Beliau lalu membangun dan meninggikan kembali Baitullah dibantu anaknya Ismail. Kemudian, menjadikan tempat tersebut sebagai tempat ibadah kepada Allah Swt.

Sumur mata air zamzam tersebut terletak di kawasan yang kini menjadi Masjidil Haram, tepatnya di sebelah Tenggara Kabah.

Sumur Zamzam kurang lebih terletak 11 meter dari Kabah, berkedalaman 42 meter. Menurut  cerita yang sahih, sumur ini dapat menyedot air sebanyak 11-18,5 liter per detik. Sehingga dapat menghasilkan 660 liter air per menit dan 39.600 liter perjamnya. Dari mata air ini, ada celah ke arah Hajar Aswad dengan panjang 75 cm, dengan tinggi 30 cm yang juga menghasilkan air sangat banyak.

Dahulu, di atas sumur ini, ada bangunan. Namun bangunan tersebut kini ditiadakan untuk meluaskan tempat tawaf. Sehingga, ruang minum air Zamzam dipindahkan ke ruang bawah tanah, di bawah tempat tawaf, dengan 23 anak tangga yang dilengkapi AC.

Tempat masuknya dipisah antara laki dan perempuan. Di situ terdapat 350 kran air minum, 220 berada di sisi ruang laki-laki dan 130 sisanya di ruang perempuan.

Bagi Anda yang penasaran, ada sebuah cara sederhana untuk menguji keajaiban air zamzam dibanding air suling biasa. Anda bisa membaca metodenya di Majalah Irfan edisi perdana.

best
Muslimah Idol : Napak Tilas Kehidupan Para Perempuan Teladan

30%

Rp 28.000 40.000
sale
Firman Kudus : Kompilasi Hadis Qudsi Tematik

50%

Rp 21.250 42.500
sale
Majalah Irfan Edisi 7

0%

Rp 15.000 15.000
sale
Majalah Irfan Edisi 2

10%

Rp 13.500 15.000
best
Khilafah & Imamah : Penjelasan Lengkap Atas Ide Kepemimpinan Islam

35%

Rp 23.075 35.500
sale
Sejarah Para Pemimpin Islam (1 set : 3 jilid)

50%

Rp 70.000 140.000